RevellBali

Get Your Success by Join With Our Network

Banner
Agar Kita Tak Terhentikan PDF Print E-mail
Tuesday, 26 August 2008 06:30

Tiada yang sanggup menghentikan seseorang dengan sikap mental yang kuat untuk mencapai tujuannya. Seperti juga tiada yang mampu menolong seseorang dengan sikap mental yang lemah. Tulisan pak Soetijarto untuk tentang mental sangat layak untuk direnungkan dengan dalam. Mental adalah sebuah kata kunci kenapa seseorang bisa berhasil, sementara yang lainnya gagal. Saya kenal orang yang dekat dengan saya, bicaranya selalu menyalahkan orang. Seperti begini kalau dia berkomentar, "Duh -- pemerintah kok mau menaikkan harga Gas. Bagaimana sih kok tidak peduli nasib rakyat kecil ? Duit cekak, pekerjaan susah, naik kereta desak-desakan...dst. ..". Pokoknya mengeluh terus. Mentalnya lemah seperti kata pak Soetijarto. Dan sejak saya kenal dia tahun 1995, sampai kini tidak ada kemajuan apapun yang telah dilakukannya. Dan dia terus mengeluh sampai tua nanti.

Kebalikkannya adalah seorang pemuda yang saya kenal lewat obrolan orang-orang. Dia ini katanya tahun 2002 lalu bergabung dengan salah satu perusahaan MLM yang sudah 'tua' dan mapan. Bayangkan, biasanya kalau mendengar nama MLM ini orang akan langsung menolak karena susah ! mustahil ! harganya mahal ! dsb. Tapi pemuda ini sangat kuat mentalnya, setiap dia bicara maka orang banyak akan mendengarkan dia. Dalam satu tahun, dia mendidik banyak orang-orang seusia dia tentang impian dan harapan finansial. Dan saat ini dia punya 50 downline yang direkrut satu persatu tiap hari.

Salah seorang downlinenya diajari berani dan diminta menjual sebuah produk kepada saya. Produknya adalah mainan anak-anak. Hebat! Ini dia mental yang luar biasa berani dan mampu mengalahkan hambatan apapun!. Hidup di negeri ini sangat susah. Bahkan saya mendengar sebuah pooling yang mengatakan bahwa kalau ada kesempatan, 50 persen orang Perancis akan kabur dari negerinya karena dianggap "susah" !.

Dimanakah ada tempat yang bisa "enak ?", semua tempat memiliki kesulitannya sendiri. Tidak ada cara lain kecuali memperbaiki diri sendiri dan mulai menikmati tempat dimana Tuhan menetapkan kita untuk dilahirkan, Indonesia !. Hiduplah di Indonesia, jadilah orang dengan mental yang kuat, bersyukurlah dengan apa yang ada. Dan berjuanglah untuk memperbaiki diri di masa depan !

Last Updated on Tuesday, 26 August 2008 06:47